Apa Itu Digital Marketing ?
PengertiaDigital marketing adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah brand atau produk menggunakan media digital atau internet.Tujuan digital
marketing adalah untuk menarik konsumen dan calon konsumen secara cepat.
Seperti yang kita tahu, penerimaan teknologi dan internet di masyarakat sangat
luas sehingga tidak heran kegiatan pemasaran secara digital dijadikan pilihan
utama oleh perusahaan-perusahaan.
Akibatnya,
perusahaan saling berkompetisi membuat konten yang menarik untuk ditampilkan
dalam pemasarannya di dunia maya.
Beberapa
contoh teknik pemasaran yang termasuk dalam digital marketing adalah
SEO (Search Engine Optimization), periklanan online seperti FB ads
dan Google Ads, promosi media cetak, iklan televisi dan
radio, billboard elektronik, email marketing, mobile
marketing, dan lainnya.
Pengertian Digital
Marketing Menurut Para Ahli
1. Ridwan
Sanjaya & Josua Tarigan (2009)
Digital
marketing adalah kegiatan pemasaran termasuk branding yang
menggunakan berbagai media. Sebagai contoh
yaitu blog, website, e-mail, adwords, dan berbagai macam
jaringan media sosial.
2. Kleindl
dan Burrow (2005)
Pengertian digital
marketing adalah suatu proses perencanaan dan pelaksanaan dari konsep,
ide, harga, promosi dan distribusi.
Secara
sederhana dapat diartikan sebagai pembangunan dan pemeliharaan hubungan yang
saling menguntungkan antara konsumen dan produsen.
3. Heidrick
& Struggles (2009)
Digital
marketing menggunakan perkembangan dunia digital untuk melakukan
periklanan yang tidak digembar-gemborkan secara langsung akan tetapi memiliki
efek yang sangat berpengaruh.
Kelebihan Digital
Marketing
1. Kecepatan
Penyebaran
Strategi
pemasaran dengan menggunakan media digital dapat dilakukan dengan sangat cepat,
bahkan dalam hitungan detik. Selain itu, DM juga dapat diukur
secara realtime dan tepat.
2. Kemudahan
Evaluasi
Dengan
menggunakan media online, hasil dari kegiatan pemasaran dapat langsung diketahui.
Informasi seperti berapa lama produk Anda ditonton, berapa banyak orang yang
melihat produk Anda, berapa persen konversi penjualan dari setiap iklan dan
sebagainya.
Setelah
mengetahui informasi-informasi macam itu, selanjutnya Anda dapat melakukan
evaluasi mana iklan yang baik dan buruk. Sehingga Anda dapat memperbaiki untuk
periode berikutnya.
3. Jangkauan
Lebih Luas
Kelebihan
berikutnya yaitu jangkauan geografis dari DM yang luas. Anda dapat
menyebarkan brand atau produk ke seluruh dunia hanya dengan beberapa
langkah mudah dengan memanfaatkan internet.
4. Murah dan
Efektif
Dibandingkan
dengan pemasaran tradisional, tentu saja digital marketing jauh lebih
murah dan efektif. Biaya anggaran yang yang dihemat dapat sampai 40%, hal
tersebut menurut Gartner’s Digital Marketing Spend Report.
Selain itu,
survey juga menunjukkan bahwa 28% pengusaha kecil akan berpindah ke digital
karena terbukti lebih efektif.
5. Membangun
Nama Brand
Digital
marketing membantu Anda membangun nama brand dengan baik.
Eksistensi dunia maya dengan keberadaan brand Anda sangat penting
karena orang akan melakukan pencarian online sebelum membeli produk
Anda.
Strategi Digital Marketing
1. Search Engine
Optimization (SEO)
SEO adalah
upaya untuk mengoptimasi sebuah situs agar mendapatkan peringkat teratas dari
hasil pencarian.
Untuk
menjadi peringkat teratas, Anda perlu memahami bagaimana sistem mesin pencari.
Media yang dapat digunakan seperti website, blogs dan
indografis.
2.
Content Marketing
Merencanakan,
membuat serta membagikan konten tentang perusahaan. Hal tersebut untuk menarik
pembaca mengetahui bisnis dan memotivasi mereka untuk menjadi pembeli.
Konten ini
dapat dibuat dalam bentuk unggahan blog, media sosial, artikel, e-book,
indografis serta brosur online.
3.
Otomatisasi Pemasaran
Otomatisasi
Pemasaran merupakan teknik otomatisasi tugas-tugas secara berulang. Tugas-tugas
seperti alur pekerjaan, susunan unggahan konten serta laporan kampanye.
Otomatisasi ini dapat dilakukan di kanal digital seperti email dan
media sosial.
4. Pay-Per-Klik
(PPC)
PPC adalah
cara untuk mengarahkan traffic ke situs Anda dengan bayaran setiap
kliknya. Contohnya Google AdWords, Anda bayar lalu mendapatkan slot teratas
setiap pencarian di Google dan dikenakan biaya setiap kliknya.
Selain itu,
ada juga Facebook Ads dan Pesan Sponsor LinkedIn.
5.
Native Advertising
Bentuk
konten berbayar yang ditampilkan dalam bentuk yang memiliki kemiripan dengan
konten media dan penempatannya. Konten yang terlihat dan berfungsi seperti
bagian dari media yang terkait. Contohnya Promoted Post di Instagram
dan Facebook.
6.
Affiliate Marketing
Affiliate
Marketing adalah ketika Anda bermitra dengan layanan atau situs orang lain
untuk membuat komisi dengan merujuk pembaca atau pengunjung ke bisnis
Anda. Contohnya Hosting video ads dengan Youtube.
7.
Sosial Media Marketing
Anda
mempromosikan brand dan konten di media sosial seperti Facebook,
Whatsapp, Twitter, Facebook Messenger. Media sosial merupakan sarana untuk
membesar-besarkan brand.
Akan tetapi,
pada awalnya fokus saja dulu terhadap satu media sosial untuk mempersingkat
waktu, biaya, tenaga manusia dan ilmu. Lalu tentukan kepribadian yang Anda
gunakan dalam media sosial, seperti formal atau semi formal.
Kesalahan
Umum Pada Digital Marketing
1. Strategi
yang Tidak Tepat Sasaran
Strategi dan
perencanaan merupakan sebuah langkah awal untuk menentukan arah sebuah bisnis.
Apalagi di era digital seperti saat ini, tren begitu mudah berubah dari waktu
ke waktu, sehingga kebutuhan dan keinginan konsumen semakin beragam setiap
hari.
Biasanya
beberapa marketer bertekad untuk mendapatkan cakupan konsumen yang
banyak, sehingga kerap serampangan dalam memilih target pasar.
Hal ini yang
akan menyulitkan proses digital marketing terlebih dalam proses
analisa audiens yang menjangkau produk Anda.
2. Memahami
Calon Konsumen
Bisnis yang
sedang dijalani harus mampu menjadi solusi atas kebutuhan konsumen. Namun,
masih ada banyak pebisnis yang mengabaikan hal tersebut, sehingga mereka
cenderung menawarkan produk yang tidak sesuai dengan permintaan pasar.
Itulah
sebabnya mengapa Anda wajib untuk mengukur tingkat kebutuhan pasar sebelum
menyusun strategi pemasaran.
Idealisme
bisnis memang sangat penting, namun produk yang dijual juga harus
memerhatikan audiens, apa kebutuhannya, apa yang menjadi kesukaan dan tren
calon konsumen.
Memahami
calon konsumen tidak perlu mengubah produk Anda, namun dengan menyesuaikan
kemasan, konten promosi, dan juga pemilihan Key Opinion Leader.
Anda dapat
mencari tren produk yang sedang berkembang di masyarakat dengan menggunakan
Google Trends. Cukup masukkan nama produk pada kolom pencarian, Google Trends
akan menunjukkan grafik permintaan produk yang dimaksud.
3.
Mengabaikan Pengukuran Kinerja Digital Marketing
Fungsi digital
marketing tidak hanya fokus pada fitur promosi yang lebih mudah namun juga
terukur.
Padahal
salah satu inti seorang pebisnis menggunakan digital marketing adalah
untuk melihat kinerja pemasaran melalui analisis angka.
4.
Mengabaikan Story-telling dan Copywriting
Digital
marketing kerat kaitannya dengan konten. Hal yang paling penting dalam
pembuatan konten adalah tulisan. baik konten desain ataupun video,
peran copywriting sangat diperlukan untuk menyampaikan pesan yang
akan diberikan kepada calon konsumen.
5.
Proses Check-out yang Rumit
Jika website Anda
mengharuskan konsumen untuk melalui tahapan check-out yang rumit,
maka hampir dapat dipastikan bahwa konsumen justru akan
meninggalkan website tanpa menyelesaikan pembeliannya.
Kesimpulan
penggunaan
aplikasi akuntansi online juga perlu Anda pertimbangkan. Hal itu akan
memudahkan Anda dalam mengelola keuangan bisnis.
Pengelolaan
yang mudah dan praktis akan menghemat waktu dan tenaga Anda, sehingga Anda akan
lebih fokus terhadap rencana pengembangan bisnis.
Di atas
adalah penjelasan lengkap tentang apa itu pengertian digital marketing, tujuan,
strategi yang bisa Anda lakukan dan juga kesalahan yang sebaiknya tidak Anda
perbuat.
Sumber : https://www.jurnal.id/id/blog/mengenal-digital-marketing-konsep-dan-penerapannya/






Tidak ada komentar:
Posting Komentar